MAKALAH DOKUMENTASI-PERAN, FUNGSI, TANGGUNG JAWAB DAN LINGKUP KEWENANGAN PERAWAT TERBARU 2012 - Bayuajuzt
Headlines News :
Home » » MAKALAH DOKUMENTASI-PERAN, FUNGSI, TANGGUNG JAWAB DAN LINGKUP KEWENANGAN PERAWAT TERBARU 2012

MAKALAH DOKUMENTASI-PERAN, FUNGSI, TANGGUNG JAWAB DAN LINGKUP KEWENANGAN PERAWAT TERBARU 2012

Written By Bayu ajuzt on Minggu, 10 Juni 2012 | 09.33


frenssss, ketemu lagi sama saya KETUT BAYU PARWATA, KLIK NAMA Q UNTUK LIHAT PROFIL LENGKAP saya akan selalu berusaha menyajikan informasi-informasi yang menarik, dan pastinya bermanfaat bagi kalian, dan u gx usah kwatir atau gx pecaya ma mterinya.... sebab saya membuat postingan hanya dari buku-buku sumber yang sudah paten dan baku atau yang dapat dipercaya kesahan.nya...... jadi gx mungkin sampe nyamplirrrr.......
kali ini, saya akan menginformasikan tentang  MAKALAH DOKUMENTASI LENGKAP DARI PERAN, FUNGSI, TANGGUNG JAWAB DAN LINGKUP KEWENANGAN PERAWAT .
CUKUP tongkrongin bayuajuzt.blogspot.com
anda akan mendapatkan uppdet info-info keperawatan terlengkap........
oke gax usah panjang lebar langsung ajah simak dibawah ini:




MAKALAH DOKUMENTASI KEPERAWATAN - PERAN, FUNGSI, TANGGUNG JAWAB DAN LINGKUP KEWENANGAN PERAWAT

BAB I
PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
Kesehatan sebagai hak asasi manusia harus diwujudkan dalam bentuk pemberian berbagai upaya kesehatan kepada seluruh masyarakat melalui penyelenggaraan pembangunan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau oleh masyarakat. Pembangunan kesehatan ditujukan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang dalam rangka mewujudkan derajat kesehatan yang optimal sebagai salah satu unsur kesejahteraan sebagaimana dimaksud dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.
Disamping itu, pembangunan kesehatan pada dasarnya menyangkut kehidupan fisik, mental maupun sosial ekonomi yang dalamperkembangannya telah terjadi perubahan orientasi baik tatanilai maupun pemikiran terutama upaya pemecahanmasalah kesehatan. Penyelenggaraan praktik keperawatan didasarkan pada kewenangan yang diberikan karena keahlian yang dikembangkan sesuai dengan kebutuhan kesehatan masyarakat, perkembangan ilmu pengetahuan dan tuntutan globalisasi sebagaimana tertera dalam Undang-Undang Kesehatan no 23 tahun1992.
Praktik keperawatan merupakan inti dari berbagai kegiatan dalam penyelenggaraan upaya kesehatan yang harus terus menerus ditingkatkan mutunya melalui registrasi, seritifikasi, akreditasi, pendidikan dan pelatihan berkelanjutan serta pemantauan terhadap tenaga keperawatan sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan tehnologi. Tenaga keperawatan sebagai salah satu komponen utama pemberi layanan kesehatan kepada masyarakat memiliki peran penting karena terkait langsung dengan mutu pelayanan kesehatan sesuai dengan kompetensi dan pendidikan yang dimilikinya. Tenaga keperawatan juga memiliki karakteristik yang khas dengan adanya pembenaran hukum yaitu diperkenannya melakukan intervensi keperawatan terhadap tubuh manusia dan lingkungannya dimana apabila hal itu dilakukan oleh tenaga lain dapat digolongkan sebagai tindakan pidana.

B. RUMUSAN MASALAH
Terjadinya pergeseran paradigma dalam pemberian pelayanan kesehatan dari model medikal yang menitik beratkan pelayanan pada diagnosis penyakit dan pengobatan ke paradgima sehat yang lebih holistic yang melihat penyakit dan gejala sebagai informasi dan bukan sebagai focus pelayanan (Cohen, 1996), maka perawat berada pada posisi kunci dalam reformasi kesehatan ini. Hal ini ditopang oleh kenyataan bahwa 40%-75% pelayanan di rumah sakit merupakan pelayanan keperawatan (Gillies, 1994), Swansburg & Swansburg, 1999) dan hampir semua pelayanan promosi kesehatan dan pencegahan penyakit baik di rumah sakit maupun di tatanan pelayanan kesehatan lain dilakukan oleh perawat.

Inti/esensi keperawatan adalah kajian mendasar tentang penyimpangan tidak terpenuhinya kebutuhan dasar manusia dan hal-hal yang melatar belakanginya => menyebabkan manusia tidak dapat berfungsi secara sempurna dalam kaitannya dengan kondisi kesehatan dan proses penyembuhan serta melakukan upaya dengan memanfaatkan berbagai sumber untuk mempertahankan, menopang, memelihara dan meningkatkan integritas seluruh kebutuhan dasar manusia.
melakukan asuhan keperawatan yang merupakan fenomena keperawatan obyek materi dan obyek formal.
a. Obyek materi : manusia yang tidak dapat berfungsi dengan sempurna dalam kaitannya dengan kondisi kesehatan dan penyembuhan.
b. Obyek formal : kegiatan dalam membantu individu yang bersifat mendudkung terwujudnya kesehatan

C. TUJUAN
Keperawatan adalah suatu bentuk pelayanan professional yang merupakan bagian integral dari pelayanan kesehatan, didasarkan pada ilmu dan kiat keperawatan ditujukan kepada individu, keluarga, kelompok, dan masyarakat baik sehat maupun sakit yang mencakup seluruh proses kehidupan manusia.
Pengaturan penyelenggara praktik bertujuan untuk :
1. Memberikan perlindungan dan kepastian hukum kepada penerima dan pemberi jasa pelayanan keperawatan.
2. Mempertahankan dan meningkatkan mutu peleyanan keperawatan yang diberikan oleh perawat.


BAB II
PEMBAHASAN

PERAN, FUNGSI, TANGGUNG JAWAB DAN LINGKUP
KEWENANGAN PERAWAT

A. Pengertian Perawat Generalis
1. Seseorang yang lulus pendidikan formal dalam bidang keperawatan, yang program pendidikannya telah disyahkan oleh pemerintah
2. Perawat profesional adalah yang mengikuti pendidikan keperawatan pada jenjang pendidikan tinggi yaitu, D III => vokasi ?/Prof pemula ?

B. Peran dan Fungsi Perawat Generalis Dalam Praktek keperawatan.
1. Pelaksanaan/pemberi asuhan keperawatan
a. Melaksanakan asuhan keperawatan secara profesional mencangkup, triemen keperawatan, observasi. Pendidikan kesehatan dan juga melaksanakan trietmen medikal sebagai hasil kolaborasi.
b. Melaksanakan pengkajian dalam rangka pengumpulan data dan informasi yang benar dan relevan
c. Menegakan diagnosa keperawatan berdasarkan analisa data dari hasil pengkajian.
d. Merencanakan intervensi keperawatan => upaya mengatasi masalah & membuat langkah / cara pemecahan masalah.
e. Melaksanakan tindakan keperawatan sesuai rencana,
f. Melaksanakan evaluasi berdasarkan padarespon tindakan keperawatan yang telah dilakukan.
2. Sebagai Advokat
a. Penghubung antar klien – tim kesehatan lain dalam rangka pemenuhan kebutuhan klien
b. Membelah kepentingan klien dan membantu klien => memahami semua informasi dan upaya kesehatan dengan pendekatan tradisional maupun professional
c. Narasumber dan fasilitator dalam tahap pengambilan keputusan terhadap upaya kesehatan yang harus dijalani oleh klien
3. Sebagai Pendidik
Perawat membantu klien meningkatkan kesehatannya melalui pemberian pengetahuan terkait dengan keperawatan dan tindakan medic yang di terima => klien / keluarga dapat menerima tanggung jawab terhadap hal-hal yang di ketahuainya.
4. Sebagai Koordinator
Perawat memanfaatkan semua sumber dan potensi yang ada baik materi maupun kemempuan klien secara terkoordinasi, sehingga tidak ada intervensi terlewatkan maupun tumpang tindih.
5. Sebagai kolaborator
Perawat bekerjasama dengan tim kesehatan lain & dan keluarga dalam menentukan rencana maupun pelaksanaan asuhan keperawatan guna memenuhi kebutuhan kesehatan klien.
6. Sebagai Pembaharu
Perawat mengadakan inovasi dalam cara berpikir, bersikap, bertingkah laku & meningkatkan keterampilan klien => sehat
7. Sebagai pengelola
perawat menata kegiatan => mencapai tujuan terpenuhinya kebutuhan dasar klien dan juga kepuasan perawat dalam melaksanakan tugas-tugasnya
C. Tanggung Jawab Perawat Generalis
1. Secara umum => mempunyai tanggung jawab dalam memberikan asuhan keperawatan,meningkatkan ilmu pengetahuan dan meningkatkan diri sebagai profesi.
2. Tanggung jawab => memberikan asuhan keperawatan kepada klien mencakup aspek bio-psiko-sosio-kultural-spiritural yang komprehensif dalam upaya pemenuhan kebutuhan dasarnya.
3. Pendekatan yang digunakan dalam proses keperawatan yang meliputi :
a. Membantu klien yang sehat => dapat mempertahankan kesehtannya
b. Membantu klien yang sakit => memperoleh kembali kesehatannya
c. Membatu klien yang tidak bisa disembuhkan => menerima kondisinya
d. Membantu klien yang menghadapi ajal => di perlukan secara manusiawi sesuai martabatnya sampai meninggal.

D. Lingkup Kewenanagan Perawat Generalis
1. Kewenangan perawat adalah hak otonomi => melaksanakan asuhan keperawatan berdasarkan pada kemampuan tingkah pendidikan dan posisi yang dimiliki
2. Lingkungan kewenagan perawat dalam praktek professional pada kondisi sehat dan sakit,sepanjang daur kehidupan => dari konsepsi sampai meninggal dunia.

E. Kewenangan perawat sesuai dengan lingkupnya mencakup:
1. Melaksanakan pengkajian terhadap status bio-psiko-sosial-kultural dan spiritual
2. Merumuskan diagnosa keperawatan terkait dengan fenomena dan garapan utama:tidak terpenuhinya kebutuhan klien
3. Menyusun rencana tindakan keperawatan
4. Melaksanakan tindakan keperawatan
5. Melaksanakan evaluasi :tindakan keperawatan yang di lakukan
6. Mendokumentasikan hasil keperawatan yang di laksanakan

F. Segmen Keperawatan
1. Mempunyai batasan eksternal,sebagai respon terhadap pemenuhan kebutuhan dasar, tuntutan dan potensi klien yang berubah
2. Bersentuhan dengan profesi lain : area kelabu yang perlu dipersempit dan dicermati agar tidak mendatangkan kerugian bagi klien maupun pelaksana asuhan sendiri
3. Mempunyai inti sebagian dasar : melakukan asuhan keperawatan yang merupakan fenomena keperawatan => obyek materi dan obyek formal.
Obyek materi : manusia yang tidak dapat berfungsi dengan sempurna dalam kaitannya dengan kondisi kesehatan dan penyembuhan.
Obyek formal : kegiatan dalam membantu indifidu yang bersifat mendudkung terwujudnya kesehatan dan penyembuhan.
Inti/esensi keperawatan ; kajian mendasar tentang penyimpangan tidak terpenuhinya kebutuhan dasar manusia dan hal-hal yang melatar belakanginya => menyebabkan manusia tidak dapat berfungsi secara sempurna dalam kaitannya dengan kondisi kesehatan dan proses penyembuhan serta melakukan upaya dengan memanfaatkan berbagai sumber => mempertahankan, menopang, memelihara dan meningkatkan integritas seluruh kebutuhan dasar manusia.
4. Mempunyai dimensi yang meliputi uraian tentang falsafah dan etika keperawatan, tanggung jawab, peran dan fungsi keterampilan, teori, metode, tempat dan waktu menjalankan praktek dan kewenangan perawat.
Asuhan keperawatan yang dilaksanakan bersifat :
a. Independen => didasari penetapan diagnose sampai dengan evaluasi dilakukan mandiri oleh perawat.
b. Interdependen kolaboratif : asuhan keperawatan yang dilakukan dengan kolaborasi / bekerja sama dengan profesi lain.
G. Tujuan UUP keperawatan (draf)
Pengaturan penyelenggara praktik bertujuan untuk :
1. Memberikan perlindungan dan kepastian hukum kepada penerima dan pemberi jasa pelayanan keperawatan.
2. Mempertahankan dan meningkatkan mutu peleyanan keperawatan yang diberikan oleh perawat.

Lingkup praktek keprawatan
Memberikan asuhan keperawatan pada individu, keluarga, kelompok dan masyarakat, dalam menyelesaikan masalah kesehatan sederhana dan kompleks.
Memberikan tindakan keperawatan langsung, pendidikan, nasehat, konseling, dalam rangka penyelesaian masalah kesehatan melalui pemenuhan kebutuhan dasar manusia dalam upaya memandirikan system klien.
Memberikan pelayanan keperawatan disarana kesehatan dan tatanan lainnya.
Melaksanakan program pengobatan secara tertulis dari dokter.
Pasal krusial Dalam Kepmenkes 1239/2001 tentang praktik keperawatan
Melakukan asuhan keperawatan meliputi pengkajian, penetapan diagnosa keperawatan, perencanaan melaksanakan tindakan dan evaluasi.
Pelayanan tindakan medic hanya dapat dilakukan atas permintaan tertulis dokter.
Dalam melaksanakan kewenangan perawat berkewajiban :
1. Menghormati hak pasien
2. Merujuk kasus yang tidak dapat ditangani
3. Menyimpan rahasia sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku
4. Memberikan informasi
5. Meminta persetujuan yang dilakukan
6. Melakukan catatan perawatan dengan baik


BAB III
PENUTUP

A. KESIMPULAN
1. Mempunyai inti sebagian dasar : melakukan asuhan keperawatan yang merupakan fenomena keperawatan => obyek materi dan obyek formal.
a. Obyek materi : manusia yang tidak dapat berfungsi dengan sempurna dalam kaitannya dengan kondisi kesehatan dan penyembuhan.
b. Obyek formal : kegiatan dalam membantu individu yang bersifat mendudkung terwujudnya kesehatan dan penyembuhan.
2. Mempunyai tanggung jawab => memberikan asuhan keperawatan kepada klien mencakup aspek bio-psiko-sosio-kultural-spiritural yang komprehensif dalam upaya pemenuhan kebutuhan dasarnya.
3. Masih kurangnya pengetahuan terkait dengan keperawatan dan tindakan medic yang di terima => klien/keluarga dapat menerima tanggung jawab terhadap hal-hal yang di ketahuainya.

B. SARAN
1. Tercapainya peran dan fungsi perawat generalis dalam praktek keperawatan yang meliputi :
a. Pelaksanaan/pemberian asuhan keperawatan
b. Sebagai advokat
c. Sebagai pendidik
d. Sebagai coordinator
e. Sebagai kolaborator
f. Sebagai pembaharu
g. Sebagai pengelola
2. Melaksanakan Asuhan keperawatan yang bersifat :
a. Independen => dsari penetapan diagnose sampai dengan evaluasi dilakukan mandiri oleh perawat.
b. Interdependen kolaboratif : asuhan keperawatan yang dilakukan dengan kolaborasi / bekerja sama dengan profesi lain.

Format data pengkajian rumah sakit : terlampir
Lampuran I
CONTOH FORMAT PENGKAJIAN ASKEP KELUARGA
A.Pengkajian
I. Data Umum
a. Nama kk : Bapak KR (70 Th)
b. Alamat :jl. A. H Nasution lor.garuda
c. Pekerjaan kk : Tani
d. Pendidikan kk : SD
e. Komposisi keluarga
No Nama Jk Hub dg KK Umur Pendidikan Pekerjaan Status kes
1 Ny. Ab P Istri ke 3 36 Smp Ibu RT Sehat
2 Ac L Anak 17 Smp Masih sekolah Sehat
3 Har P Anak 11 Sd Masih sekolah Sehat
4 Za L Anak 4 Belum sekolah - Sehat
Immunisasi
Lengkap +

Genogram (lihat cara membuat genogram )
Aturan : lebih tua sebelah kiri , umur anggota klg ditulis pada simbol laki-laki atau perempuan,tahun dan penyebab kematian ditulis disebelah simbol laki-laki atau perempuan

II. Riwayat Tahap Perkembangan
1. tahap perkemb.klg : keluarga dg anak usia remaja
2. tahap klg yang belum terpenuhi : tidak ada ug belum terpenuhi, namun tugas klg yg belum dapat dicapai saat ini adalah memberi figur yg baik bagi anakl remaja.
3. riwayat kesehatan keluarga : tdk ada peny keturunan, P. KR terkena bronkhitis kronik, Sering kumat berobat ke dr swasta, bu KR sehat , pak
KR perokok, 1-2 batang perhari, anak tertua perokok Juga ,
H. Riwayat kesehatan klg sebelumnya : 2 tahun sudah didiagnosis Bronkhitis kronik
III. Keadaan Lingkungan
a. Karakterisitik rumah :
luas rumah lebar 4 M , panjang 12 M , terdiri 2 kamar tidur, 1 musholla
1 km mandi dan wc ( tidak adaSeptik Thank) , ruang tamu, dan dapurnya memanfaatkan pojok
Dari lorong,
- type bangunan : lantai dari plester
- ventilasi : sinar matahari kurang masuk, jendela hanya 1 (0,75 x 1,2 M)
kamar tak ada karena mepet dg tetangga
- kebersihan ruang : banyak barang numpuk tak teratur , masak dg kayu bakar
- sumber air : dari PAM
- denah rumah

b. Karakteristik komunitas
1. Tetangga membantu berobat ke dokter praktik
2. Tengga dan sekitarnya peduli pada kesehatan pak KR
3. Interaksi dengan komunitas
4. Sistem pendukung keluarga
IV. Struktur Keluarga
a. Pola Komunikasi Keluarga Musyawaroh, tapi kadang pak KR suka marah pada anaknya jika tidak patuh
b. Struktur Peran Pak KR merasa tetap sebagai kepala keluarga dan ber TJ, meskipun sekarang sakit , bu KR menjual kerupuk untuk menopang kekurangan kebutuhan 15 .000/ perhari
c. Norma Keluarga : menyesuaikan dengan nilai agama yang dianut dan norma yang ada, percaya penyakitnya bisa diobati, dan penyakitnya tidak ada hubungannya dengan guna-guna.

V. Fungsi Keluarga
a. Fungsi Afektif
Pak Kr sering menegur anaknya jika diperingatklan ibunya tidak mau, saling menghormati antar anggota keluarga,
b. Fungsi Sosial
Keluarga mengajarkan agar berperilaku yang baik dengan tetannggga dan lingk.Sekitar , hidu berdampingna dan merasa tentram.
c. Fungsi Keperawatan Kesehatan
Jika sakit mencari bantuan ke pelayanan kesehatan terdekat, yang merawat pak KR saat ini bu KR, pemanfaatan yankes masih kurang karena pak KR tidak emmeiliki penghasilan tetap.
d. Fungsi reproduksi
Tidak ingin punya anak lagi, tidak ikut KB, hubungan suami istri masih, tetapi jarang sekali.
e. Fungsi Ekonomi
Penghasilannya tak menentu apalagi pak KR yang sakit, saat ini keluarga dicukupi dari penghasilan yang lain.
VI. Stress Dan Koping Keluarga
a. Stressor yang dimiliki
Sejak 6bulan yg lalu, sakit bronkhitisnya kumat, dan tidak dapat bekerja lagi, anak-anaknya butuh biaya u/ sekolah
b. Kemampuan keluarga Berespon terhadap stressor
Pasrah padak ondisiny sekarang, dianggap sebagai cobaaan dan berharap anak tertuanya bekerja lebih giat u/kebut. Keluarga
c. Strategi Koping yang dilakukan
Keluarga menerima ini apa adanya dan selalu melibatkan anak teruanya u/ pengambilan kepeutusan
d. Strategi adaptasi yang disfungsi
Sering marah pada anak tertuanya jika merokok terus dan dianjurkan mencari alternatif pengobatan lain.
VII. Pemeriksaan fisik
Sasaran terutama pada yang mempunyai maslah kesehatan (sakit) dengan metode Head to toe
VIII.Harapan Keluarga
Berharapmendapat bantuan seperti yang dikatakan oleh tetangganya , yaitu kartu sehat sehingga dapat berobat secara rutin di Puskesmas.
B. Diagnosis Keperawatan Keluarga
1. Analisa Data

Data (sign- symptom) Masalah (P) Penyebab (E)
Data subyek
- pak KR terkena Bronkhitis kronik sejak 2 tahun
- sejak 6 bulan kumat shg di rumah saja
Data obyektif
- lingkungan rumah kurang sehat : barang bertumpuk-tumpuk ,kotor , ventilasi kurang dll
- Hasilpmx fisik : ………………….. Resiko serangan berulang pada
P. KR Lingk. Yg tidak adekuat
5 tugas



2. Rumusan Diagnosis Keperawatan
Resiko tinggi serangan berulang yang dialami oleh pak KR b/d ketidakmampuan keluarga memodifikasi lingkungan atau (eteologi yang lain) ketidakmampuan keluarga merawat pakKR yang sedang saklit.

C.Rencana Asuhan Keperawatan Keluarga
Nama KK : KR
Alamat : kd. Jajang
NO DX TUJUAN KRITERIA STANDAR INTERVENSI
1 Setelah dilakukan tindkep. Tidak tjd resiko serangan berulang pada pak KR selama di rumah
(boleh jangka pendek dan jk panjang ) KAP
Pengetahuan
Sikap
Psikomotor Penget :
keluarga dapat menyebutkan …..
sikap :
klg mampu memutuskan u/menyediakan sarana yg aman …
psikomotor :
keluarga memodifikasi lingkungan sehat

Rencana tindakan (intervensi):
1.mendiskusikan ……..
2.menjelaskan ………
3.mengajarkan ……
4.bersama keluarga ………

D.Implementasi dan evaluasi
Implementasi
Rencana kegiatan pada askep keluarga yang berhub dg penkes memerlukan SAP
Format evaluasi formatif
Tanggal dan waktu No dx Evaluasi
1 januari 2006 1 S. klg mengatakkan bahwa masihkurang mengerti tentang …….
O. klg dapat menjawab pertanyaan ……,belum bisamenjawab pertanyaan tentang ……..
A. implementasi yg dilaks.dg metode cermah belum dimengertioleh klg , perlu metode lain….
P. berikan pendidikan ulang , dg metode lain….



FOMAT PENGKAJIAN
ASUHAN KEPERAWATAN KOMUNITAS

Nama Kepala Keluarga :…………………………………..
Status :…………………………………..
Pekerjaan :…………………………………..
Alamat Lengkap :………………………………………………………………..

I. KEPENDUDUKAN
Daftar Nama anggota keluarga yang tinggal berdasarkan lamanya tinggal :
No Nama KK &
Anggota Keluarga L/P Golongan Umur Hub. Dgn
Kep. Kel. Pendidikan Pekerjaan
Thn Usia

1.
2.
3.
4.
5.

II. STATUS KESEHATAN
A. Kesakitan
1. Daftar nama anggota keluarga yang sakit satu bulan yang lalu
No Nama Keluhan/
penyakit Pengobatan
Tidak berobat Kader Dukun Dokter/
Mantri Pkm/RS





Keterangan : jenis penyakit termasuk Jiwa, kurang Gizi dan kecacatan
B. Kematian.
Daftar anggota keluarga yang meninggal dalam periode satu tahun terakhir:
No Nama Umur Pengotan Sebab Kematian
1.
2.
3.
4.
5


Keterangan : Apabila yang meninggal bayi, maka ukuran waktu meninggal dalam hari

III. UPAYA PELAYANAN KESEHATAN
Kesehatan ibu dan anak.
1. Kehamilan.
a). Nama Anggota Keluarga yang Hamil :……..
b). Kehamilan Ke :
a. I b. II. c. III. d. IV. e. > IV
c) Umur Kehamilan : …… bulan
d) Apakah ibu Hamil sudah Memeriksakan Kehamilannya ?
a. Ya b. Tidak
e) Bila Ya, diperiksa dimana :
a. Posyandu b. Puskesmas c. Rumah Bersalin/RS
d. Dokter/Bidan praktek e. Dukun/ Paraji.
Bila tidak sebutkan alasannya : …………………………………………………………………………
f) Apakah ibu Hamil sudah diImunisasi TT :
a. Ya b. Tidak
g) Bila Ya diImunisasi dimana ?
a. Posyandu b. Puskesmas c. Rumah bersalin/RS
d. Dokter/Bidan Praktek e. Dukun/Paraji
2. Persalinan ( Umur bayi Max 11 bulan )
a) Nama ibu yang bersalin :
b) Tanggal persalinan :
c) Nama Bayi (sesuai urutan Kel.) :
d) Jenis Kelamin :
e) Yang menolong Pesalinan :
a. Dukun bayi tidak terlatih d. Paramedis/Tenaga kesehatan
b. Bidan e. Dukun bayi sedang dilatih
c. Dukun bayi terlatih f. Dokter.
f) Jarak kelahiran dengan kakanya : …….. ( dalam Bulan )
g) Apakah ibu mengalami keguguran :
a. Ya b. Tidak
h) Bila Ya terjadi pada usia kehamilan berapa.
a. 1-3 bulan b. 4-6 bulan c. 7-9 bulan d. > 9 bulan.
i) Ditolong oleh siapakah pada saat keguguran :
a. Bidan c. Perawat/ Mantri
b. Dukun Beranak d. Dokter
j) Apakah bayi sudah diperiksa kesehatannnya
a. Ya b. Tidak
k) Bila Ya Dimana
a. Posyandu b. Puskesmas c. Rumah bersalin/ RS
d. Dokter/Bidan Praktek e. Dukun.


I) Imunisasi yang sudah diberikan kepada bayi( umur maximal 12 bulan )

No. Jenis Imunisasi Ya Tidak
1. BCG
2. DPT – HB I
3. DPT – HB II
4. DPT – HB III
5. POLIO I
6. POLIO II
7. POLIO III
8. POLIO IV
9. CAMPAK
10. HB 0 – 10 hari

1. Keluarga Berencana
1) Berapakah Jumlah Akseptor dalam keluarga : …………….orang
2) Jenis alat kontraepsi yang digunakan
a. Kondom b. Suntikan c. susuk. d. MOW
e. MOP f. IUD g. Pil h. lain-lain.
3) Berapa lama menggunakan alat kontrasepsi : …….bulan
4) Dimanakah mendapatkan pelayanan KB/alat kontrasepsi tersebut ?
a. Posyandu b. Puskesmas c. Rumah bersalin/RS
d. Dokter. e. Bidan Praktek f. Polindes

Gizi Balita ( 0 – 4 Tahun )
1). Jumlah balita yang ada dalam keluarga : anak
2). Jumlah Balita yang mempunyai KMS : anak
3). Jumlah Balita yang ditimbang bulan ini : anak
4). Cek Status Gizi anak pada KMS (melihat berat badan anak)
a. Baik b. sedang
c. Kurang d. buruk
5). Umur berapa bayi tersebut disapih (apabila ada)?
a. < 1 bulan b. 1 – 6 bulan. c. 6 bulan – 1 tahun
d. 1 – 2 tahun e. > 2 tahun

Kesehatan Lingkungan.
1. Apakah keluarga mempunyai usaha dibidang makanan/ minuman. ?
a. Ya. ( sebutkan)……..
b. Tidak.
2. Apakah usaha tersebut pernah diperiksa petugas kesehatan ?
a. Ya. B. tidak.
3. bila ya, Berapa kali dalam satu tahun usaha tersebut diperiksa oleh petugas kesehatan
a. 1 kali b. 2 kali c 3 kali d. 4 kali e. > 4 kali

IV. PERILAKU TERHADAP KESEHATAN
A. Kebiasaan mandi dan gosok GIGI.
1). Berapa kali anggota keluarga mandi dalam sehari
a. tidak pernah b. 1 kali c. 2 kali
d. 3 kali e. >3 kali.
2. Dimana anggota keluarga mandi ?
a. Kamar mandi sendiri b. pancuran/belik
c. kamar mandi umum d. Kolam. e. Sungai.
3). Apakah waktu mandi menggunakan sabun ?
a. Ya. b. Tidak.
4). Apakah anggota keluarga gosok gigi ?
a. Ya b. Tidak.
5). Apakah anggota keluarga menggosok gigi menggunakan pasta gigi ?
a. Ya. b. Tidak
6). Berapa kali anggota keluarga menggosok gigi dalam sehari
a. Tidak pernah b. 1 kali c. 2 kali
d. 3 kali e. 4 kali f. > 4 kali
7). Apakah jumlah sikat gigi sama dengan anggota keluarga ?
a. Ya b, Tidak.

B. Kebiasaan buang air besar.
Dimanakah anggota keluarga buang air besar ?
a. Angsatrin b. Jumbleng/jemplung
c. Kolam/sungai/laut d. Sembarang tempat.

C. Kebiasaan mengambil air minum
1). Dimanakah anggota keluarga mengambil air minum ?
a. mata air/sungai b. sumur keluarga
c. Sumur umum d. PAM
2). Apakah air dimasak sebelum diminum ?
a. Ya. b. Tidak. C. kadang-kadang

D. Kebiasaan ganti pakaian.
1).Berapa kali anggota keluarga mengganti pakaian kerja/ sekolah
a. Tiap hari b. tiap 2 hari sekali
c. Tiap 3 hari sekali d. > 3 hari
2). Berapa kali anggota keluarga mengganti pakaian harian ?
a. 1 kali b. 2 kali c. > dar 2 kali

E. Kebersihan rumah
1). Dalam sehari berapa kali membersihkan rumah ?
a. 1 kali. B. 2 kali c. > dari 2 kali d. tidak teratur
2). Berapa kali membersihkan sarang laba-laba ?
a. c. sebulan sekali d. seminggu sekali.
3). Berapa kali membersihakan tempat penanpungan air.
a. Tiap hari b. Tidak tentu
c. sebulan sekali d. seminggu sekali.

F. Pantangan makan dan minum
1). Apakah ada pantangan makan dan minum bagi ibu hamil atau melahirkan ?
a. Ya. (sebutkan )………..
b. Tidak
2). Apakah ada pantangan bagi bayi atau anak ?
a. Ya (sebutkan)………..
b. Tidak.
G. Keluarga sadar GIZI
1). Makanan pokok…………..
2). Apakah jenis lauk yang dimakan ?
a. Protein hewani b. Protein Nabati c. Campuran
3). Apakah ada sayuran dalam menu makanan ?
a. Selalu ada b. Kadang-kadang c. Tidak ada
4). Apakah ada buah-buahan ?
a. Selalu ada b. Kadang-kadang c. Tidak ada
5). Apakah keluarga mengkonsumsi susu ?
a. Selalu ada b. Kadang-kadang c, Tidak ada
6). Berapa kali kebiasaan makan dalam sehari ?
a. 1 kali sehari b. 2 kali sehari
c. 3 kali sehari d. Tidak tentu
7). Bagaiman cara menghidangkan makanan ?
a. Tertutup b. Terbuka c. kadang-kadang.
8). Apakah ada pantangan makan dalam keluarga ?
a. Ada b. T


demikian contoh makalah dokumentasi tentang PERAN, FUNGSI, TANGGUNG JAWAB DAN LINGKUP KEWENANGAN PERAWAT,,,,, semoga bermanfaat.....

BACA JUGA ARTIKEL TERKAIT : 



JANGAN LUPA TINGGALKAN KOMENTAR ANDA DIBAWAH INI!!!

Share this article :

1 komentar:

  1. I viited many web pages but tthe audio feature forr audio songs present at this web page is reslly wonderful.


    Here iis my page; E-cig Juice American Made

    BalasHapus

Masukkan Komentarmu dibawah, Jika Komentar sudah terlalu banyak, untuk melihat komentar terakhir KLIK MUAT YANG LAIN... Yang ada dibagian paling bawah

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2014. Bayuajuzt - All Rights Reserved
Template Edited by Bayuajuzt Published by Bayuajuzt Blog